Site icon

Pilkades Taman Ayu 2026: H. Suhaili Disebut Berpeluang Unggul, Persaingan Tiga Calon Jadi Sorotan

Jalurlombok — Lombok Barat, Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, tahun 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat. Tiga figur, yakni H. Suhaili, H. Kamarudin, dan Erwin Kurniawan, dipastikan menjadi bagian dari persaingan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam menentukan pemimpin desa mendatang.

Dinamika menjelang Pilkades mulai menjadi bahan pembicaraan warga. Pengalaman pemerintahan, rekam jejak pengabdian, integritas, serta visi pembangunan menjadi sejumlah aspek yang dinilai penting dalam menentukan calon pemimpin desa.

Salah seorang warga Dusun Peseng berinisial AN menyampaikan pandangan mengenai kesiapan para calon, khususnya terkait pengalaman dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Menurut saya, Erwin masih perlu memperkuat pengalaman di pemerintahan desa. Menjadi anggota BPD merupakan kesempatan untuk belajar memahami persoalan masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan fungsi pengawasan. Idealnya, proses pengabdian tersebut dijalani dengan matang sebelum melangkah ke posisi kepala desa,” ungkap AN, Minggu, 11 Oktober 2026.

Baca Juga: PT THU Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah 58 Jemaah, Kerugian Capai Rp1,45 Miliar

Meski menyampaikan pandangan kritis, AN tetap mengapresiasi keberanian Erwin Kurniawan mengikuti kontestasi Pilkades Taman Ayu 2026. Menurut AN, kesiapan memimpin desa perlu ditunjang pengalaman, pemahaman persoalan masyarakat, serta komitmen terhadap pelayanan publik.

“Berani maju tentu bukan hal yang mudah. Namun, memimpin desa membutuhkan lebih dari sekadar keberanian. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan untuk seluruh masyarakat,” tambah AN.

Sementara itu, H. Kamarudin, calon yang berasal dari Dusun Gunung Malang, diketahui memiliki pengalaman belasan tahun sebagai staf desa. Pengalaman tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menilai rekam jejak dan pemahaman calon terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Baca Juga: Nasib Pilu Warga Teluk Gok! Puluhan Tahun Jalan Rusak, Berobat Harus Lewat Laut, Warga Mohon Bantuan Wabup Lobar dan Gubernur NTB

Kendati demikian, pengalaman kerja bukan satu-satunya ukuran dalam menentukan kualitas seorang calon pemimpin. Integritas, hasil pengabdian, kemampuan menyelesaikan persoalan warga, serta program pembangunan yang ditawarkan juga perlu menjadi bahan evaluasi masyarakat.

Di sisi lain, H. Suhaili turut menjadi figur yang mendapat perhatian dalam peta persaingan Pilkades Taman Ayu 2026. Berdasarkan pengamatan pihak pendukung, dukungan terhadap H. Suhaili disebut tersebar di sejumlah dusun.

Klaim mengenai sebaran dukungan tersebut masih memerlukan data yang terukur untuk menggambarkan kekuatan masing-masing calon. Karena itu, posisi elektoral ketiga calon belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pengamatan maupun pernyataan pihak pendukung.

Persaingan menuju kursi Kepala Desa Taman Ayu diharapkan menjadi momentum bagi setiap calon untuk menunjukkan kapasitas, menyampaikan visi dan misi, serta menawarkan program konkret sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: UPS! Owner PT BMS Kembali Dilaporkan, Kali Ini Dugaan Penggelapan Rumah dan Barang Senilai Rp100 Juta

Masyarakat juga diharapkan dapat menilai setiap calon secara objektif berdasarkan rekam jejak, integritas, pengalaman, dan gagasan pembangunan, tanpa terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

Pilkades Taman Ayu 2026 diharapkan berlangsung secara demokratis, aman, dan kondusif. Perbedaan pilihan politik hendaknya tidak merusak hubungan kekeluargaan maupun persaudaraan di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, masyarakat memiliki hak penuh untuk menentukan pemimpin Desa Taman Ayu melalui proses pemungutan suara. Keputusan tersebut akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan warga untuk periode mendatang.

Siapa pun yang memperoleh kepercayaan masyarakat diharapkan mampu mengemban amanah, memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, dan mengutamakan kepentingan seluruh warga Desa Taman Ayu.

Catatan: Hingga saat ini, penyebutan H. Suhaili berpeluang unggul masih sebatas persepsi atau klaim dukungan yang berkembang di lapangan, bukan hasil pengukuran elektabilitas. Redaksi membuka ruang bagi H. Suhaili, H. Kamarudin, dan Erwin Kurniawan untuk menyampaikan tanggapan, rekam jejak, serta program masing-masing demi menjaga keberimbangan pemberitaan.

Exit mobile version