Site icon

Semangat Kereng Baru, Muhidin Dorong Desa Gapuk Lebih Maju dan Sejahtera

Jalurlombok — Lombok Barat, Semangat Kereng Baru menjadi landasan yang diusung Muhidin, S.Sos., dalam pencalonan Kepala Desa Gapuk periode 2027–2035. Dengan mengedepankan kebersamaan, keberagaman, pelayanan tanpa pilih kasih, serta pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, Muhidin membawa gagasan perubahan bagi Desa Gapuk.

Dalam pencalonannya, Muhidin mengusung visi “Keragaman dalam Kebersamaan untuk Mencapai Perubahan” dengan misi “Melayani Masyarakat Desa Gapuk Tanpa Pilih Kasih.”

“Kereng Baru bukan sekadar slogan, melainkan simbol perubahan kepemimpinan. Kami ingin menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, kebersamaan sebagai landasan, dan pelayanan yang adil sebagai komitmen dalam membangun Desa Gapuk ke arah yang lebih baik,” ungkap Muhidin, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca Juga: Pilkades Taman Ayu 2026: H. Suhaili Disebut Berpeluang Unggul, Persaingan Tiga Calon Jadi Sorotan

Muhidin mengatakan, perubahan kepemimpinan harus diiringi dengan program kerja yang jelas, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah agenda prioritas yang menjadi perhatian meliputi penataan administrasi desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembenahan infrastruktur dasar, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pemberdayaan pemuda.

“Pembangunan desa harus dimulai dari kebutuhan masyarakat. Administrasi desa perlu ditata dengan baik, pelayanan publik harus berjalan secara adil, dan infrastruktur dasar harus mendapatkan perhatian berdasarkan skala prioritas. UMKM dan pemuda juga perlu diberikan ruang serta kesempatan untuk berkembang,” kata Muhidin.

Selain itu, Muhidin menilai pengembangan potensi lokal merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi tersebut mencakup bidang pendidikan, keagamaan, seni dan olahraga, bisnis, wisata alam, pertanian, perkebunan, perikanan, serta peternakan.

Baca Juga:PT THU Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah 58 Jemaah, Kerugian Capai Rp1,45 Miliar

“Desa Gapuk memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Kami ingin mendorong pemanfaatan potensi lokal agar memberikan manfaat nyata bagi warga serta mendukung kemajuan desa secara berkelanjutan,” tutur Muhidin.

Terkait komitmen pelayanan tanpa pilih kasih, Muhidin menegaskan bahwa prinsip keadilan, keterbukaan, dan tanggung jawab harus menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Menurutnya, setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang baik tanpa dibedakan berdasarkan latar belakang, sehingga persatuan dan kerukunan masyarakat dapat terus terjaga.

“Bagi kami, pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan secara adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab. Tidak boleh ada pilih kasih. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa,” tegas Muhidin.

Muhidin juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan desa. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dinilai diperlukan agar berbagai potensi lokal dapat dikembangkan secara optimal untuk mendorong kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Gapuk.

Baca Juga:Nasib Pilu Warga Teluk Gok! Puluhan Tahun Jalan Rusak, Berobat Harus Lewat Laut, Warga Mohon Bantuan Wabup Lobar dan Gubernur NTB

“Perubahan tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan kebersamaan, dukungan, dan partisipasi seluruh masyarakat agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Muhidin mengajak masyarakat Desa Gapuk untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mendorong perubahan melalui kerja nyata dan semangat gotong royong.

“Mari kita jadikan Kereng Baru sebagai semangat untuk berbenah, bergerak bersama, dan membangun masa depan Desa Gapuk yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Perubahan membutuhkan kebersamaan, komitmen, serta kerja nyata dari seluruh elemen masyarakat,” tutup Muhidin.

Exit mobile version