Jalurlombok — Lombok Barat, Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan ditunjukkan H. Suhaili, salah satu bakal calon Kepala Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, bersama Direktur Utama PT Bintang Raya Makmur Sentosa, Mansyur, S.Pd., melalui kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon di Dusun Bongor.
Kegiatan penghijauan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung pemulihan kawasan lahan gundul di area galian C Dusun Bongor. Kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan tersebut diharapkan mampu mendorong kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan.
H. Suhaili mengatakan, pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan masyarakat, perusahaan, dan pemerintah.
Baca Juga: H. Suhaili Resmi Daftar Pilkades Taman Ayu, “Uah Wayen” Jadi Jargon Perjuangan
“Sebagai bagian dari masyarakat Desa Taman Ayu, kami memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar kita. Bersama PT Bintang Raya Makmur Sentosa yang dipimpin Bapak Mansyur, S.Pd., kami berinisiatif melakukan penanaman pohon sebagai bentuk komitmen untuk membantu menghijaukan kembali lahan yang gundul. Kami berharap langkah ini memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ungkap H. Suhaili, Kamis, 15 Oktober 2026.
Sebanyak 1.000 bibit pohon disiapkan dalam kegiatan tersebut. Bibit yang ditanam terdiri atas tiga jenis, yakni jati putih, jati biasa, dan sengon.
Penanaman tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung pemulihan kawasan yang gundul sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan terjaga.
H. Suhaili mengapresiasi keterlibatan PT Bintang Raya Makmur Sentosa di bawah kepemimpinan Direktur Utama Mansyur, S.Pd., dalam kegiatan penghijauan tersebut.
Menurut H. Suhaili, kolaborasi antara masyarakat dan perusahaan perlu terus dikembangkan agar semakin banyak pihak tergerak untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam.
“Penghijauan bukan hanya tentang menanam bibit, tetapi juga bagaimana kita membangun kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat alam. Karena itu, bibit yang sudah ditanam perlu dirawat secara berkelanjutan agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Direktur Utama PT Bintang Raya Makmur Sentosa, Mansyur, S.Pd., turut terlibat dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan kawasan Dusun Bongor.
Baca Juga: PT THU Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah 58 Jemaah, Kerugian Capai Rp1,45 Miliar
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan lebih luas dari masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga lingkungan, khususnya di kawasan yang membutuhkan perhatian terhadap pemulihan vegetasi.
Keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga pada perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk mendukung pertumbuhan bibit hingga memberikan manfaat bagi lingkungan.
H. Suhaili juga mengajak perusahaan lain dan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
Menurut H. Suhaili, upaya penghijauan kembali kawasan yang gundul membutuhkan kerja sama berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Harapan kami, semakin banyak perusahaan dan elemen masyarakat yang tergerak melakukan kegiatan positif seperti ini. Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan hanya memikirkan manfaat hari ini, tetapi juga masa depan anak cucu kita,” kata H. Suhaili.
H. Suhaili berharap kegiatan penanaman 1.000 pohon bersama PT Bintang Raya Makmur Sentosa tidak berhenti pada penanaman bibit, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dengan baik.
Kegiatan penanaman 1.000 pohon di Dusun Bongor menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.
H. Suhaili bersama PT Bintang Raya Makmur Sentosa di bawah kepemimpinan Mansyur, S.Pd., berharap gerakan penghijauan tersebut dapat berlanjut melalui dukungan masyarakat dan berbagai pihak.
Pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kelestarian alam. Lingkungan yang terjaga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.