Jalurlombok — Lombok Barat, Tiga bakal calon Kepala Desa Badrain, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam rapat penetapan yang berlangsung pada Senin sore di Aula Kantor Desa Badrain.
Penetapan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Badrain 2026. Ketiga bakal calon yang telah mendaftarkan diri dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya sesuai ketentuan panitia Pilkades.
Salah satu bakal calon, Bung Ruslan, mengajak seluruh masyarakat Desa Badrain untuk menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Baca Juga:Dugaan Kekerasan Seksual di Lombok Barat, Pemilik Toko Serba Rp35 Ribu Dikabarkan Bakal Diperiksa
Menurut Bung Ruslan, perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemicu perselisihan yang merusak hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Badrain untuk bersama-sama menjaga kondusivitas desa yang kita cintai. Mari kita jadikan Pilkades ini sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, bukan ajang untuk saling menjatuhkan,” ujar Bung Ruslan, Selasa (27/10/2026).
Bung Ruslan juga mengimbau seluruh bakal calon kepala desa beserta tim pemenangan agar mengedepankan persaingan yang sehat, santun, dan bermartabat. Setiap calon, menurutnya, memiliki kesempatan yang sama untuk memperkenalkan gagasan, visi, misi, serta program kerja kepada masyarakat.
“Saya berharap seluruh calon dan tim masing-masing dapat menyampaikan visi, misi, serta program kerja dalam setiap kesempatan sosialisasi. Hindari kampanye hitam (black campaign), fitnah, dan segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat,” tegasnya.
Bung Ruslan menilai, Pilkades bukan sekadar kompetisi untuk memperoleh suara terbanyak, melainkan momentum untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Seluruh pihak diharapkan dapat menghormati setiap tahapan pemilihan dan menerima hasilnya secara bijaksana sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: 14 Hari Operasi Patuh Rinjani 2026, Polres Lombok Barat Ingatkan Pengendara Jangan Abaikan Aturan
Berbekal pengalaman, kemampuan berkomunikasi dengan berbagai unsur masyarakat, serta jejaring dengan sejumlah pihak di luar desa, Bung Ruslan menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan Desa Badrain apabila mendapatkan amanah dari masyarakat.
Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi dan memperluas kerja sama menjadi modal penting untuk memperkuat koordinasi, membuka peluang kolaborasi, serta mendorong program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Insyaallah, saya siap mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan niat baik untuk mengabdi kepada masyarakat. Bagi saya, membangun desa membutuhkan komunikasi yang baik, kebersamaan, dan kerja sama dengan semua pihak,” ungkap Bung Ruslan.
Lebih lanjut, Bung Ruslan kembali menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menghilangkan rasa persaudaraan di antara warga. Hubungan baik, menurutnya, harus tetap terjaga sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan Pilkades.
“Pilkades Badrain harus berlangsung dengan riang gembira. Berbeda pilihan itu biasa, tetapi tali silaturahmi harus tetap terjaga. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan keluarga, persahabatan, dan persaudaraan menjadi rusak,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kedewasaan dalam berdemokrasi, Pilkades Badrain 2026 diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, aman, dan damai, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa desa menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama.