Jalurlombok — Lombok Barat, Ribuan masyarakat Kabupaten Lombok Barat memadati Tabligh Akbar bertajuk “Muhasabah Kebangsaan” yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS).
Kehadiran UAS mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak kegiatan dimulai, jamaah tampak memenuhi lokasi acara untuk mendengarkan langsung tausiah yang disampaikan ulama asal Riau tersebut.
Dalam tausiyahnya, UAS mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjalankan kehidupan beragama secara pribadi, tetapi juga membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sosial.
Baca Juga : Sajam hingga 29 Motor Terjaring! Patroli Malam Polres Lobar Sasar Pemuda dan Balap Liar
Pesan tersebut mendapat perhatian Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha. Ia mengaku tersentuh saat mendengarkan secara langsung nasihat yang disampaikan UAS.
“Saya merinding mendengar nasihat-nasihat yang disampaikan Ustaz Abdul Somad. Ini menjadi momentum yang sangat baik bagi kita semua untuk melakukan muhasabah,” ujar Nurul Adha, Sabtu, 12 September 2026.
Hj. Nurul Adha yang akrab disapa Una tersebut, muhasabah tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan keagamaan, tetapi harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, khususnya dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Baca Juga : Kantor Desa Kebon Ayu Dibuka, Sengketa Belum Tuntas! Komisi I DPRD Lobar Dorong Solusi Permanen
“Setelah kita bermuhasabah, tentu harus ada perbaikan. Apa yang sudah baik kita pertahankan, sementara apa yang masih perlu diperbaiki harus kita benahi bersama,” katanya.
Nurul Adha berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya terlihat dari banyaknya pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan hak dan pelayanan yang layak.
“Indikator keberhasilan Lombok Barat itu bagaimana pendidikan bisa gratis, masyarakat miskin mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, dan jalan-jalan yang ada di Lombok Barat bisa diperbaiki semuanya,” tegasnya.
Baca Juga : Usai 352 Siswa Diduga Keracunan, BGN Setop Operasional SPPG Lombok Tengah
Ia juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bekerja lebih serius dan tidak menjadikan tugas pemerintahan sebatas rutinitas.
“Jangan hanya bekerja karena kewajiban atau rutinitas. Mari kita bekerja dengan hati, karena yang kita layani adalah masyarakat,” ujarnya.
Nurul Adha juga menilai pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan antara pemerintah eksekutif dan legislatif. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kita membutuhkan kerja sama yang kuat. Pemerintah dan DPRD harus bersama-sama melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan bagaimana kita menghadirkan solusi,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadikan Muhasabah Kebangsaan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen membangun Lombok Barat.
“Mari kita sama-sama bermuhasabah, memperbaiki diri dan berbuat baik kepada masyarakat. Jangan hanya baik di mulut saja, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD Kabupaten Lombok Barat, anggota DPRD, tokoh agama, serta para tuan guru.
Ribuan masyarakat yang hadir menjadi gambaran kuatnya antusiasme warga terhadap kegiatan keagamaan sekaligus menjadi momentum refleksi bersama.
Muhasabah Kebangsaan diharapkan mampu menjadi energi positif bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan pelayanan publik, serta menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Lombok Barat.
