JALURLOMBOK Berita Lombok, NTB , Nasional dan Internasional

H. Suhaili Resmi Daftar Pilkades Taman Ayu, “Uah Wayen” Jadi Jargon Perjuangan

Jalurlombok — Lombok Barat, Langkah H. Suhaili untuk kembali mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman Ayu 2026 resmi dimulai. Ia menjadi pendaftar pertama calon Kepala Desa Taman Ayu setelah datang ke kantor desa bersama ratusan warga dan simpatisan.

Ratusan warga dari Dusun Bongor mengiringi kedatangan H. Suhaili menuju Kantor Desa Taman Ayu. Kehadiran mereka menjadi bagian dari suasana pendaftaran yang menandai dimulainya tahapan pencalonan kepala desa di Desa Taman Ayu.

Bagi H. Suhaili, pencalonan kali ini bukanlah langkah pertama. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah tiga kali memiliki niat untuk maju dalam kontestasi Pilkades Taman Ayu dengan tujuan utama mengabdikan diri kepada masyarakat.

Baca Juga : Dengan Semangat Pengabdian, Hasbi S.IP Kembali Mendaftarkan Diri sebagai Calon Kades Kuripan

“Yang membuat saya maju lagi ini sebenarnya yang ketiga kali niat saya untuk mengabdi. Karena jujur, pemerintahan yang saat ini saya bilang baik. Saya melihat agaknya masih kurang mengakomodasi terhadap orang-orangnya,” kata H. Suhaili, Jum’at, 2 Oktober 2026.

Jika nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, ia mengatakan akan mengedepankan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan desa. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh kepala desa, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Untuk ke depannya, kita mau berkolaborasi dengan siapa yang kita anggap kompeten di desa ini untuk bersama-sama satu tujuan. Satu tujuan itu bagaimana memberdayakan rakyat dari segala sisi, baik itu sosial maupun infrastruktur,” ujarnya.

Ia juga menilai pembangunan desa membutuhkan keberanian untuk mengambil langkah-langkah strategis. Potensi yang dimiliki desa, kata dia, perlu dikelola agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga : 157 Kasus Kebakaran Tercatat, Lahan Jadi Sasaran Api Terbanyak di Lombok Barat

“Di sini butuh nyali, butuh keberanian untuk membangun desa. Dengan cara apa? Tentu mengupayakan potensi daerah sampai bagaimana masyarakat bisa berusaha. Nah, ini yang akan kita buktikan ke depan, insyaallah,” tegasnya.

H. Suhaili juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri dalam membangun desa. Karena itu, diperlukan terobosan dan upaya lain agar pembangunan tidak hanya bergantung pada besaran anggaran yang tersedia.

“Kalau kita lihat saat ini, rata-rata dana desa sudah sekitar Rp300 juta ini, dengan adanya kebijakan-kebijakan yang ada. Nah, kalau tidak berada dalam niat perbaikan, maka tidak bisa kita membangun dengan Rp300 juta setahun,” katanya.

Selain program pembangunan, H. Suhaili menekankan pentingnya dukungan masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembangunan apabila dirinya memperoleh amanah memimpin Desa Taman Ayu.

“Dengan semangat kebersamaan, saya juga tidak akan bisa sukses. Kalau Allah mengizinkan saya memimpin Taman Ayu ke depan, tentunya Taman Ayu ini tidak akan bisa maju tanpa ada dukungan dari masyarakat saya sendiri. Itu harapan saya,” ujarnya.

Semangat kebersamaan tersebut kemudian dituangkan H. Suhaili melalui jargon “Uah Wayen” yang menjadi identitas dalam pencalonannya pada Pilkades Taman Ayu 2026.

“Uah Wayen, bersama membangun desa,” pungkas H. Suhaili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

```html
JalurLombok
ALAMAT REDAKSI
Jl. Telaga Emas, Dusun Batu Mulya, Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB.
Email Redaksi:
jalurlombokindonesia@gmail.com
Telepon/WhatsApp:
085177654579
© 2026 JalurLombok. Hak cipta dilindungi undang-undang.
```